Graha Inti Fauzi

...
Graha Inti Fauzi

Jakarta memiliki sejumlah area perkantoran yang tidak terbatas kepada kawasan segitiga emas alias Sudirman – Thamrin – Kuningan. Salah satunya, kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Di sini berdiri beberapa gedung perkantoran, termasuk Graha Inti Fauzi yang berlokasi di Jl. Buncit Raya, Pejaten Barat.

Graha Inti Fauzi merupakan gedung milik PT Fauzi Panca Manunggal yang bergerak di beragam bidang bisnis, mulai dari kepemilikan dan sistem manajemen gedung, servis pendukung gedung, perumahan, estate industri, dan distributor dari produk Schreder di Indonesia.

Gedung perkantoran ini dibangun di atas lahan seluas 6.652 meter persegi, sedangkan luas gedungnya sendiri mencapai 22.148 meter persegi. Dari luar, Graha Inti Fauzi terlihat cukup mencolok, karena tampak lebih tinggi dibandingkan bangunan-bangunan di sekitarnya, dengan dominasi warna hijau dan putih. Gedung ini pun dibangun menggunakan material berkualitas, seperti marmer, granit, dan panel alucobond.

Graha Inti Fauzi terdiri dari 15 lantai, yang terbagi menjadi lantai perkantoran, satu lantai penthouse, satu lantai maintenance untuk mekanik dan listrik, dan satu lantai semi basement. Untuk mempermudah akses naik dan turun lantai, disediakan lima lift penumpang dan satu lift servis.

Fasilitas lain yang tersedia adalah sistem keamanan 24 jam yang dilengkapi CCTV dan sistem alarm kebakaran yang komplet. Selain memperoleh sertifikat keselamatan kebakaran, gedung ini juga pernah menerima penghargaan sebagai tempat kerja dengan predikat sangat memuaskan dalam penerapan kawasan dilarang merokok.

Bagi Anda yang sering mengadakan seminar atau workshop, tersedia function room yang memuat 60 kursi, mikrofon, layar, papan tulis elektronik, podium, TV, Wi-Fi, dan proyektor. Ruangan ini juga pas untuk dijadikan tempat training bagi para karyawan baru.

Untuk transaksi keuangan, terdapat Bank BCA di lantai dasar gedung dan ATM Bank Mandiri di lobi. Di lantai basement juga terdapat musala, yang ruangan dalamnya dapat menampung 25 orang dan dilengkapi AC. Area teras juga sering digunakan sebagai tempat beribadah, khususnya salat Jumat, dengan kapasitas 250 orang. Bagi Anda yang sedang menyusui alias memiliki bayi, tersedia nursery room di lantai dua yang buka pada pukul 08.00 – 17.00 di hari kerja. Di sini terdapat kulkas mini untuk menyimpan ASI, plus sofa beserta baby swing.

Untuk bersantap, terdapat Cafetaria Gif dan minimarket. Food court yang berada di lantai basement ini menyediakan beragam makanan, seperti nasi goreng, kwetiaw, soto, gudeg, bakso, dan dimsum. Sedangkan minimarketnya bisa memenuhi kebutuhan Anda akan minuman dan camilan.

Di lantai lobi juga terdapat Moyos Kitchen Cafe yang buka pukul 07.00 – 19.00. Ada menu bubur ayam, omelettesteak, pasta, nasi goreng, dan es krim. Tentunya, ada juga variasi kopi bagi Anda pecinta minuman ini. Jumlah kursi di kafe ini terbatas, sehingga sebagian besar karyawan kantor lebih memilih untuk membawa makanannya ke ruang kerja.

Perusahaan yang menjadi tenant di Graha Inti Fauzi cukup beragam. Ada PT Kraft Food Indonesia yang terkenal dengan produk keju dan biskuitnya, PT Alfa Laval Indonesia yang bergerak di bidang perlengkapan industri dan mesin, hingga PT Indo Agri Inti Plantation, PT Kebun Ganda Prima, dan PT Gunung Mas Raya yang bisnisnya bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit.

Fasilitas umum di area sekitar Graha Inti Fauzi juga cukup lengkap. Untuk fasilitas pendidikan, di seberang gedung ini terdapat SD Negeri Pejaten Barat 1 Pagi (110 m), SD Negeri Pejaten Barat 03 Pagi (130 m), dan SMK Negeri 47 Jakarta (210 m). Tidak jauh dari situ juga ada salah satu SMA terbaik di Jakarta, yaitu SMA 28 Jakarta (4,3 km).

Sejumlah fasilitas kesehatan juga mudah ditemukan. Ada RS Jakarta Medical Center (550 m) yang memiliki layanan 24 jam untuk ambulans, ruang ICU, dan ruang operasi. Poliklinik di sini cukup lengkap, seperti poliklinik anak, kandungan dan kebidanan, THT, saraf, gigi, dan konsultasi gizi. Selain itu, ada juga Parahita Diagnostic Center, laboratorium untuk mendeteksi berbagai penyakit.

Jika mau berbelanja dan bersantai di mal, Pejaten Village (500 m) bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Anda bisa berbelanja kebutuhan bulanan di Hypermart, membeli buku di Gramedia, berkaraoke di Inul Vizta, atau menonton di bioskop Cinema XXI. Tentunya di sini juga ada beragam restoran, seperti Imperial Kitchen, Kenny Rogers Roasters, Raa Cha, dan Ta Wan. Atau, Anda bisa makan di food court Eat and Eat yang menyajikan variasi menu Indonesia. 

Graha Inti Fauzi sangat mudah diakses dengan bus TransJakarta. Anda bisa naik bus koridor 6 (Dukuh Atas 2 – Ragunan), koridor 6A (Monas – Ragunan), dan koridor 6B (Pulogadung – Ragunan), dan turun di Halte Buncit Indah (200 m).

Jika naik kendaraan pribadi dari arah pusat Jakarta, seperti Sudirman, Anda dapat mengambil rute Jl. Kendal – Jl. HR Rasuna Said – Jl. Mampang Prapatan Raya – Jl. Warung Buncit. Jika datang dari arah Bekasi, Anda dapat mengambil rute Tol Jakarta – Bekasi Timur dan Tol Cawang Grogol, lalu keluar di gerbang Tol Mampang – Kuningan  - Menteng, lalu teruskan perjalanan melalui Jl. Mampang Prapatan Raya – Jl. Warung Jati Barat.


Panca Residence

...
Coba

"Tak ada resep yang lebih baik untuk menjadi penulis, kecuali dengan menulis sekarang juga!" ini adalah perkataan Mohammad Fauzil Adhim, Inspiring Words for Writers, yang dikutip oleh Sudaryanto di halaman pertama buku ini. Menarik memang, kalau kamu ingin sekali kegiatan menulis menjadi sebuah profesi, kamu cukup memulainya sekarang juga. 

Buku ini terbitan lama, sudah ditulis sejak 2010 lalu. Sudaryanto adalah lulusan Sarjana Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta sekaligus Magister program studi Linguistik Terapan di sana. Dari mata kuliah jurnalistik yang ia dapat semasa kuliah, dari situlah ia tertarik buat belajar menulis artikel dan mempublikasikannya ke berbagai media masa. Sudah banyak yang tembus, mulai dari Bernas, Harian Jogja, Jawa Pos, Kedaulatan Rakyat, Kompas, Koran Merapi, Koran Tempo, Media Indonesia, Solop, Suara Merdeka, bahkan majalah Kuntum, Matabaca, dan banyak lagi. Keren ya. 

Sekadar informasi nih ya, honorarium tulisan ketika sudah dimuat di satu media massa itu bisa kisaran Rp150.000-Rp200.000, ini untuk koran lokal. Sedangkan untuk koran nasional bisa dari Rp300.000-Rp1juta, keren nggak tuh. Aku ada challenge juga sih sebenarnya dari teman untuk nulis artikel di media massa. Masih ada satu yang belum tembus, entah kapan bisa terwujud. Tapi aku lihat dia udah bisa tembus di Jawa Pos dan Kompas, itu luar biasa banget. Jadi memacu semangatku lagi buat nulis ini. Apalagi setelah baca buku ini. 

Oke mari kita bahas sedikit tentang ilmu yang dibagikan penulis di buku ini. Yang pertama  yang harus ditanamkan adalah, kita harus yakin bahwa semua orang bisa jadi penulis. Tapi, ini bukan hanya soal modal bakat. 10% adalah bakat di dalam diri kita, dan 90%nya adalah latihan dan tekad. Kalau orang bisa memanfaatkan bakat alaminya itu, tentu saja akan menjadi sesuatu jika kita serius mengembangkannya.

Selain bakat, latihan, dan tekad, kita juga harus memahami etika kepenulisan. Apa aja itu?

  1. Penulis harus bersikap jujur. Jujur bahwa tulisan yang dihasilkan benar-benar hasil pemikirannya.
  2. Penulis harus bersikap terbuka atau open mind, menerima kritik dan saran dari pembacanya.
  3. Penulis harus inspiratif bagi pembacanya, yaitu mampu berkarya atau menghasilkan tulisan yang membaca pencerahan bagi para pembacanya.
  4. Penulis harus bersikap percaya diri dan berani. Percaya diri dengan tulisannya dalam upaya meneguhkan eksistensi di tengah banyak orang, berkat menulis membuat diri kita lebih berarti dan bermakna bagi orang lain. Berani artinya mampu menyampaikan fakta atau realitas yang ia yakini kebenarannya. 
  5. Penulis harus berpikir progresif, berpikiran maju. 

Kegiatan menulis punya beberapa manfaat, di antaranya manfaat psikologi, sosiologis, dan tentu saja manfaat ekonomis. Dengan menulis psikis kita jadi lebih sehat kan, melegakan pikiran dan stress, tentu ini akan sangat membantu kesehatan mental kita. Secara sosiologis, dengan menuangkan ide dan mempublikasikannya, akan ada ruang untuk kita bisa berdiskusi dengan banyak orang bukan. Sharing informasi dan ilmu pengetahuan. Dan yang terakhir dari segi ekonomis, tidakkan nominal di atas yang saya sebutkan sangat menggiurkan? Ya meskipun nggak mudah tembusnya, setidaknya peluang itu perlu kita coba. 


...
Coba ke 2
Coba 2

...
Coba Buat
Coba aja

Fauzi Panca Manunggal

  • Developer of office building, residential and new town
  • Integrated building management
  • Property maintenance services
  • Distributor of Panasonic LED Lighting in Indonesia
  • Holistic medical source for women and children's health